The Ugly Truth, My Breast Cancer Story

What comes in your mind if you heard about "cancer"?
Menakutkan? Hukuman mati? Penyakit yang ngga ada obatnya?
Hari ini aku pengen sedikit share tentang pengalamanku dan kanker..

Kalo kalian liat fotoku di bawah ini, aku keliatan sehat kan ya?
This is just me, with another hair style..




While the truth is... this is me now. Sekarang malah lebih "polos" lagi dari ini heuheuheue.


Awalnya sekitar 3-4 bulan yang lalu, saat mandi aku merasa ada yang aneh dan terasa mengganjal di ketiak. Karena penasaran aku pegang, dan terasa ada benjolan. Tapi karena saat aku hamil dan menyusui pernah kejadian dan di periksa ngga ada apa-apa, jadi aku santai2 aja.
Tapi setelah 1 mingguan benjolan nya mulai terasa nyeri. Karena takut akhirnya aku bawa ke dokter.
Dan setelah di periksa lebih lanjut dengan USG, ternyata di bagian payudara juga di temukan benjolan. Benjolan di payudara ini ga terasa sama sekali.
Dokter pun menyarankan secepatnya di obati, beliau menyarankan di biopsi. Tapi karena aku takut, keluarga juga kurang percaya sama pengobatan di sini, suami dan my in law family sepakat membawa aku berobat ke Singapore.

Di Singapore aku berobat ke dokter di Mount Elizabeth hospital, Dr. Hoo Soon Teck yang sebelum nya sudah membantu sembuhin tante suamiku, kanker payudara stadium 3.
Di mulailah prosedur mengerikan, menyakitkan, merepotkan, dari di USG ulang, mamografi hingga biopsi yang akhirnya membawa kepada kesimpulan kalo benjolan di payudara ku di suspect cancer, ada 3 benjolan yang tersebar di ketiak dan payudara dan harus segera di angkat.
Then on July 12th aku menjalani operasi, dan thank God ga harus di angkat satu payudara. Ga bisa bayangin gimana kalo cuma punya 1 payudara and i'm still so young.

Berita terberatnya sebenernya bukan ada kanker dan harus di operasi.
Tapi 2 minggu kemudian saat hasil lab dari benjolan itu keluar.
Ternyata walau kecil, sel kanker yang di payudara itu termasuk yang ganas, dan udah mencapai stadium 3.
Aku harus menjalani kemoterapi 8x dan radiasi 28x.
Jujur aja waktu berita ini keluar dunia kaya runtuh, i couldn't stop crying.
Aku yang biasanya gengsi ga pernah mau nangis di depan mertua, ga kuat nahan dan nangis histeris.
Aku dan keluarga berangkat ke Singapore dengan pikiran positif kalo penyakitku paling-paling baru stadium awal. Tapi ternyata kenyataan nya berbeda 180 derajat.

Aku ga bisa berhenti mikirin gimana aku menyusahkan suamiku, aku bakalan habisin duit yang dia cari susah-susah. Aku juga takut gimana kalo aku ga sembuh? Siapa yang nanti jaga suami dan anakku? Eve bahkan belum 3 tahun dan aku bahkan belum 30 tahun.

Apalagi setelah aku menjalani proses kemo pertama kali, proses nya berat.
Walau ngga sampai muntah-muntah tapi sekujur badan ku sakit, aku mual hampir sepanjang waktu, kulit jadi jelek, kusam, berjerawat. Belum lagi 1 minggu yang lalu, rambutku mulai rontok.
Rasa nya sedih banged :(

TAPI, aku udah memutuskan kalo sedih ngga akan membawa aku kemana mana selain cuma akan bikin penyakitku makin parah.
Aku berterima kasih bgd punya Tuhan Yesus dan Bunda Maria yang terus menerangi dan membimbing aku. Aku berterima kasih bgd punya suami yang cinta aku dan support aku dalam segala kondisi. Aku benar-benar bersyukur dia adalah tulang rusuk ku, i love him too much. Aku juga berterima kasih bgd aku punya keluarga yang juga support aku 100%. Dan juga punya teman-teman baik teman di dunia nyata mau pun teman virtual di blog, instagram dll yang walau belum pernah ketemu tapi selalu support dan menguatkan aku. Thank you so much guys...

Aku juga decided untuk open up masalah ini di blog supaya kalian juga berjaga-jaga ya. Rutin-rutin memeriksa daerah ketiak dan payudara. Jaga pola makan dan pola tidur yang baik. Kurangi makan daging merah dan makanan-makanan berpengawet.
Kalo untuk benjolan, justru yang bahaya itu yang ga terasa sakit. Jadi kalo kalian merasa ada benjolan lekas-lekas di bawa periksa ya, jangan sampai terlambat :)

Aku ngga akan berhenti blogging cuma karena sakit. Karena blogging adalah salah satu penyemangatku juga.
Semoga kalian juga ngga keberatan ya baca blog ku walau mungkin nanti-nanti penampilan ku agak lebih kacau dari ini :p

Sekian share dari aku,
til next time ladies.

xx

Tags:

Share:

3 comments

  1. Hi ci bebe...you are a truly awesome example. My mom got the same situation as you. Cuman bedanya dia ga open up ttg pnyktnya dan cenderung nutupin ke temen2nya. Berhubung sy ada follow IG cici..sy slalu tunjukin foto2 cici ke mama dan akhrnya skrg dia mulai mau open dan ga sensitif lg kl ngomongin ttg penyakitnya. Thank you ci for being so awesome. Keep healthy and happy always. Xoxo

    ReplyDelete
  2. Beee.. Ini Rivana. Your story is very touching. Coming as a doctor, kadang kami lupa kalau yang harus ditangani gak sakitnya aja, tapi juga kondisi mental dan semangatnya pasien. Thank you for being a reminder, and may you stay cancer-free! Stay healthy be! (Done).

    ReplyDelete
  3. Thank you for sharing your truly inspiring story! I really admire your devotion to ur family and ur ability to stay positive, hope you'll get well soon and keep writing and inspiring! God bless you!

    ReplyDelete

Hi thank you for visiting. It'll be nice to hear feedback from you :)